Penderita Diabetes Memang Selalu Dianjurkan Untuk Melakukan Olah Raga Dan Aktivitas Tubuh Secara Rutin

Hal yang Harus Diketahui Oleh Penderita Diabetes

Penyakit diabetes diawali dengan ketidakseimbangan kadar insulin sehingga menyebabkan peningkatan gula darah yang melampaui batas normal. Hal ini dapat menimbulkan kerusakan pada sistem tubuh, sehingga memungkinkan penderita diabetes untuk terkena berbagai macam penyakit. Apa saja penyakit yang berisiko menyerang penderita diabetes? Informasi lengkap mengenai penyakit yang bisa menyerang penderita diabetes, olah raga yang baik dilakukan, suplemen yang baik untuk dikonsumsi, serta mitos dan fakta seputar diabetes akan kami kupas tuntas di sini.

Penyakit Yang Bisa Menyerang Penderita Diabetes

Penyakit yang timbul sebagai akibat dari kerusakan syaraf serta pembuluh yang disebabkan oleh penyakit diabetes disebut sebagai penyakit penyerta diabetes. Penyakit ini biasanya muncul dalam rentang waktu yang cukup dekat dengan penyakit diabetes, biasanya disebabkan oleh hiperglikemia, atau suatu keadaan dimana kadar glukosa darah sangat tinggi. Penderita diabetes baik tipe satu maupun tipe dua memiliki risiko untuk mengalami setidaknya satu penyakit penyerta. Beberapa diantaranya bahkan menderita tiga penyakit penyerta. Beberapa penyakit yang termasuk sebagai penyakit penyerta diabetes antara lain:

  1. Penyakit kardiovaskuler

Penyakit penyerta diabetes yang paling umum adalah penyakit jantung dan tekanan darah tinggi. Penyakit kardiovaskuler ini utamanya disebabkan oleh rusaknya pembuluh darah penderita diabetes. Kerusakan pembuluh darah ini dapat disebabkan oleh berbagai gaya hidup yang tidak sehat, salah satu contohnya adalah merokok.

Penyakit kardiovaskuler inilah yang menjadikan para penderita diabetes – khususnya yang berusia lanjut dan telah memasuki masa menopause – rentan terkena serangan jantung, yang kemudian meningkatkan risiko kematian.

  1. Penyakit stroke

Stroke yang terjadi pada penderita diabetes biasanya disebabkan oleh pendarahan dan juga timbunan plak yang ada pada pembuluh darah otak karena tingginya kadar gula dalam darah. Penumpukan plak ini dapat menyebabkan tersumbatnya aliran darah dan oksigen menuju otak yang dapat menyebabkan penyakit stroke. Kondisi ini dapat menyebabkan penderita diabetes menjadi susah mengkordinasikan badan, berpikir, dan menelan makanan.

  1. Retinopati

Penyakit penyerta diabetes yang ketiga adalah penyakit retinopati, yaitu pendarahan pada pembuluh darah mata yang berada di sekitar retina akibat hiperglikemia. Penyakit retinopati jarang sekali memperliatkan gejala yang jelas, sehingga diperlukan pemeriksaan lanjutan terhadap mata penderita penyakit diabetes untuk mengetahui ada atau tidaknya penyakit ini.

Retinopati berkembang dalam jangka waktu yang cukup lama, dan ketika sudah parah, penderitanya akan mengalami kebutaan.

  1. Kanker

Penyakit kanker dapat pula berkembang pada tubuh penderita diabetes karena kondisi hormon yang tidak seimbang dan kadar gula darah yang tinggi. Faktor risiko penyakit kanker kurang lebih sama dengan penyakit diabetes, yaitu usia lanjut, obesitas, dan pola hidup yang tidak sehat. Penyakit kanker yang umumnya dialami penderita diabetes antara lain kanker hati, pankreas, payudara, usus, endometrium, dan kandung kemih.

Selain penyakit penyerta yang langsung berhubungan dengan diabetes seperti yang telah disebutkan di atas, terdapat pula beberapa penyakit penyerta yang tidak memiliki hubungan secara langsung dengan penyait diabetes, yaitu:

  1. Fatty liver disease

Meskipun penyakit ini jarang ditemukan, namun sebenarnya fatty liver diseases mungkin terjadi pada penderita diabetes, dikarenakan adanya peningkatkan enzim liver yang disebabkan oleh hiperglikimia. Produksi enzim liver yang melebihi batas dapat menyebabkan kandungan lemak pada liver menjadi lebih tinggi dibandingkan massa liver yang normal.

  1. Depresi

Pasien yang didiagnosa menderita diabetes, biasanya akan mengalami stres dengan tingkat yang cukup tinggi, yang berakibat pada depresi. Selain karena menjadi berpotensi terkena penyakit lain yang bisa membahayakan nyawa, penderita diabetes juga dihadapkan pada keterbatasan untuk mengonsumsi beberapa jenis makanan tertentu. Hal ini membuat penderita diabetes memiliki risiko mengalami stres dan depresi lebih tinggi dari pada manusia normal. Kondisi depresi inilah yang justru dapat memperburuk keadaan dan menimbulkan berbagai macam penyakit lain yang dapat meningkatkan risiko kematian.

  1. Kesulitan Tidur

Penderita diabetes yang emmiliki berat badan melebihi normal biasanya akna mengalami gangguan pernapasan pada saat tidur. Gangguan tidur, atau yang sering disebut sebagai sleep apnea ini dapat membuat resistensi insulin menjadi meningkat, begitu juga dengan kadar gula dan juga tekanan darah dalam tubuh. Penurunan kualitas tidur inilah yang justru akan memperparah penyakit diabetes yang diderita oleh pasien.

Penyakit penyerta yang telah disebutkan di atas meningkatkan risiko komplikasi seperti penyakit syaraf dan gagal ginjal. Oleh karena itu, pemeriksaan dan pengobatan sangat perlu untuk dilakukan sedini mungkin. Dengan mendeteksinya sedini mungkin, Anda bisa memikirkan strategi untuk melawan penyakit tersebut contohnya dengan menghindari pantangan dan menerapkan pola hidup sehat, salah satunya denga berolah raga.

Olahraga Untuk Penderita Diabetes

Penderita diabetes memang selalu dianjurkan untuk melakukan olah raga dan aktivitas tubuh secara rutin. Tidak perlu melakukan olah raga yang berat, Anda cukup emlakukan jalan-jalan ringan selama setidaknya setengah jam per hari, selama lima kali dalam satu minggu.

Bagi penderita diabetes akut, olahraga keseimbangan dan gerakan ringan sangat disarankan untuk dilakukan, misalnya dengan berjalan kaki secara lurus dan searah, maju dan mundur. Gerakan kedua adalah dengan berjinjit, untuk melatih keseimbangan. Gerakan ketiga adalah duduk dan beranjak dari kursi secara berulang-ulang, kemudian berdiri dengan tumpuan satu kaki selama setengah menit.

Suplemen Untuk Penderita Diabetes

Selain berolah raga dan mengonsumsi makanan sehat, penderita diabetes juga diperbolehkan untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung berbagai senyawa yang baik untuk tubuh seperti seng, magnesium, dan proxeronin. Dari ketiga jenis suplemen tersebut yang paling mudah untuk Anda temukan di pasaran adalah jenis ketiga, yaitu yang mengandung proxeronin. Salah satu contoh suplemen yang mengandung proxeronin adalah suplemen buah noni atau TNO.

Proxeronin baik untuk dikonsumsi penderita diabetes karena dapat menekan gula darah dalam tubuh dan memperbaiki kerusakan pada sel beta pankreas. Pankreas yang sehat dan dapat berfungsi normal sepertis edia kala akan mampu menghasilkan hormon insulin dalam jumlah yang cukup. Dengan mengonsumsi suplemen-suplemen tersebut, kerusakan yang mungkin terjadi akibat hiperglikemia pun dapat dihindari.

Mitos dan Fakta Seputar Diabetes

Terdapat beberapa mitos yang berkembang di masyarakat terkait penyakit diabetes, yang justru dapat membuat pemahaman kita mengenai penyakit ini menjadi keliru. Pemahaman keliru mengenai penyakit diabetes justru dapat merugikan si penderita diabetes. Oleh karena itu, kami menyediakan beberapa informasi tentang mitos dan fakta seputar diabetes yang penting untuk Anda ketahui.

  1. Mitos: penderita diabetes tidak boleh mengonsumsi pemanis buatan.

Fakta: Terdapat ebberapa pemanis buatan yang boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes, asal tidak secara berlebihan. Beberapa pemanis buatan yang direkomendasikan oleh American Diabetes Association adalah aspartam, sakarin, sucralose, asesulfaum kalium, dan stevia.

  1. Mitos: diabetes bukanlah penyakit serius.

Fakta: Diabetes merupakan penyumbang angka kematian yang lebih tinggi daripada penyakit berbahaya lain seperti kanker dan AIDS. Selain itu, diabetes dapat pula meningkatkan risiko serangan jantung. Apakah Anda masih berpikir bahwa diabetes tidak berbahaya?

  1. Mitos:kadar gula darah dalam tubuh bisa dirasakan oleh penderita diabetes.

Fakta: gula darah yang tinggi memang dapat dideteksi dengan meilhat beberapa gejala seperti sering buang air, dan sering merasa haus. Demikian pula dengna gula darah rendah yang menimbulkan rasa pusing, mual, dan lapar. Namun, tidak semua penderita diabetes mengalami gejala demikian. Oleh karena itu, pemeriksaan darah secara rutin penting untuk dilakukan. Bagi yang ingin membelinya, bisa langsung mengunjungi websitenya di http://diabetes-melitus.net/daniel/

012 Post-Ender

Mohon Isi Nama Panggilan Anda

Mohon Isi Email Anda